BreakingNews KOMPASTV - 4 Pimpinan OJK (Ketua dan Pejabat) Mundur usai iHSG Anjlok Januari 2026
- Get link
- X
- Other Apps
By
home7ech
-
BismillahirRahmanirRahim
KOMPAS.TV
Empat Pimpinan OJK (Ketua dan Dua Pejabat) Mundur usai iHSG Anjlok (Akhir Januari 2026)
Edisi Jumat, 30 Januari 2026 (12 Sya'ban 1447 Hijriyah) di KompasTV.
Watch Streamed at @KOMPASTV Official.
Courtesy: KOMPASTV © 2026
#BreakingNews #KompasTV #BreakingNewsKompasTV #MahendraSiregar #OJK #PimpinanOJK #KetuaOJK #PejabatOJK #iHSG #iHSGAnjlok #Januari2026
Google Ai (Mode) Overview [Show]
--- BREAKiNG NEWS - Ketua OJK & 2 Pejabat Mundur usai iHSG Anjlok ---
Pada Jumat malam, 30 Januari 2026, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, beserta beberapa pejabat tinggi lainnya resmi mengundurkan diri. Langkah kolektif ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral atas anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (iHSG) yang sempat memicu penghentian perdagangan (trading halt) selama dua hari berturut-turut.
Berikut adalah poin-poin utama terkait peristiwa tersebut:
Berikut adalah pembaruan terkini mengenai kondisi pasar dan mekanisme kepemimpinan di OJK:
Berikut adalah rincian rencana aksi pemerintah dan detail kebijakan MSCi yang memicu gejolak di pasar modal Indonesia:
Dunia keuangan Indonesia diguncang oleh pengunduran diri massal pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEi) pada Jumat malam, 30 Januari 2026. Langkah kolektif ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral atas anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (iHSG) yang sempat memicu penghentian perdagangan (trading halt) selama dua hari berturut-turut.
Berikut adalah rincian utama peristiwa tersebut:
Pimpinan OJK & Bursa yang Mengundurkan Diri
Setidaknya terdapat 4 pimpinan OJK dan 1 Direktur Utama BEi yang menyatakan mundur secara serentak:Stabilitas Pengawasan: OJK memastikan bahwa pengunduran diri ini tidak mengganggu tugas, fungsi, dan kewenangan lembaga dalam mengawasi stabilitas sektor jasa keuangan nasional.
Mekanisme Transisi: Sesuai UU P2SK, pelaksanaan tugas pimpinan yang kosong akan dijalankan sementara oleh anggota Dewan Komisioner lainnya guna memastikan keberlanjutan kebijakan.
Reformasi Pasar: Pemerintah berkomitmen menuntaskan isu transparansi yang disorot MSCi sebelum evaluasi indeks berikutnya pada Mei 2026.
Lebih detail mengenai rencana aksi pemerintah untuk menstabilkan pasar atau mekanisme penunjukan pejabat pengganti sementara di OJK?
Pemerintah dan otoritas keuangan Indonesia telah menyusun strategi komprehensif untuk menstabilkan pasar menyusul pengunduran diri massal pimpinan OJK dan BEi pada 30 Januari 2026.
Berikut adalah analisis mengenai proyeksi pasar menjelang pembukaan hari Senin serta perkembangan bursa calon pengganti pimpinan OJK:
Berikut adalah checklist strategis dan rangkuman poin penting untuk Anda perhatikan menjelang pembukaan pasar pada Senin, 2 Februari 2026, pukul 09.00 WiB:
Kunci utama besok bukan hanya pada angka iHSG, melainkan pada volume transaksi. Volume yang tinggi disertai kenaikan harga menunjukkan kepercayaan investor mulai kembali. Sebaliknya, volume rendah namun harga anjlok menunjukkan pasar sedang kehilangan likuiditas.
Daftar saham yang paling terdampak oleh kebijakan free float 15% MSCi ini untuk diwaspadai besok?
Berdasarkan kriteria transparansi dan aturan free float minimum 15% yang ditetapkan oleh MSCi, berikut adalah daftar emiten yang perlu Anda waspadai karena berpotensi mengalami tekanan jual (selling pressure) atau penyesuaian bobot pada perdagangan Senin:
Informasi umum penunjukan Plt Ketua OJK:
Google Ai (Mode) can make mistakes, so double-check responses.
Pada Jumat malam, 30 Januari 2026, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, beserta beberapa pejabat tinggi lainnya resmi mengundurkan diri. Langkah kolektif ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral atas anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (iHSG) yang sempat memicu penghentian perdagangan (trading halt) selama dua hari berturut-turut.
Berikut adalah poin-poin utama terkait peristiwa tersebut:
- Pejabat OJK yang Mundur: Selain Mahendra Siregar, pejabat yang mundur meliputi Inarno Djajadi (Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal), i.B. Aditya Jayaantara (Deputi Komisioner), dan Mirza Adityaswara (Wakil Ketua Dewan Komisioner).
- Pemicu Utama: Gejolak pasar dipicu oleh pengumuman MSCi terkait masalah transparansi kepemilikan saham dan proporsi free float yang rendah, menyebabkan iHSG merosot tajam hingga lebih dari 8% pada 28-29 Januari 2026.
- Mundurnya Dirut BEi: Pengunduran diri pimpinan OJK ini menyusul langkah Iman Rachman, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEi), yang telah lebih dulu menyatakan mundur pada Jumat pagi.
- Tujuan Mundur: Mahendra menyatakan langkah ini untuk mendukung upaya pemulihan kepercayaan pasar dan reformasi struktural di sektor pasar modal Indonesia.
- Operasional OJK: Lembaga memastikan bahwa pengunduran diri ini tidak mengganggu tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengawasi stabilitas sektor keuangan nasional.
Berikut adalah pembaruan terkini mengenai kondisi pasar dan mekanisme kepemimpinan di OJK:
- Update Pergerakan iHSG (31 Januari 2026)
Setelah mengalami gejolak hebat akibat peringatan MSCi, iHSG menunjukkan tanda pemulihan:- Posisi Terakhir: iHSG ditutup di level 8.329,60 pada akhir pekan ini.
- Kinerja Sepekan: Indeks tercatat anjlok 6,94% selama periode 26–30 Januari 2026.
- Sentimen Positif: Pasar merespons baik janji regulator untuk meningkatkan syarat free float minimum menjadi 15% guna memperbaiki transparansi.
- Risiko Mendatang: Analis memperingatkan potensi tekanan psikologis lanjutan dan kemungkinan suspensi perdagangan pada hari Senin jika aliran dana asing terus keluar menyusul penurunan rating oleh lembaga keuangan global.
- Mekanisme Penggantian Pejabat OJK
Proses pengisian jabatan yang kosong akan dilakukan sesuai dengan UU No. 21 Tahun 2011 tentang OJK dan UU P2SK:- Pelaksana Tugas (Plt): Untuk sementara, tugas pimpinan yang mundur akan dijalankan oleh anggota Dewan Komisioner lainnya untuk memastikan operasional tetap stabil.
- Proses Definitif: Pengganti permanen akan ditunjuk melalui mekanisme seleksi yang melibatkan Presiden dan DPR Ri (Uji Kepatutan dan Kelayakan).
- Stabilitas Lembaga: OJK menegaskan bahwa pengunduran diri massal ini tidak memengaruhi pelaksanaan fungsi pengawasan dan menjaga stabilitas sektor jasa keuangan.
- Daftar Pejabat yang Mundur (Hingga 30 Jan 2026)
Setidaknya terdapat 5 pejabat utama yang mundur secara kolektif:- Mahendra Siregar (Ketua Dewan Komisioner OJK)
- Mirza Adityaswara (Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK)
- Inarno Djajadi (Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK)
- i.B. Aditya Jayaantara (Deputi Komisioner OJK)
- Iman Rachman (Direktur Utama Bursa Efek Indonesia)
Berikut adalah rincian rencana aksi pemerintah dan detail kebijakan MSCi yang memicu gejolak di pasar modal Indonesia:
- Rencana Aksi Pemerintah & Regulator
Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan OJK telah menyiapkan beberapa langkah strategis untuk memulihkan kepercayaan investor:- Peningkatan Likuiditas Domestik: Pemerintah akan menaikkan batas atas (cap) alokasi investasi saham bagi dana pensiun dan perusahaan asuransi guna menyuntikkan dana segar ke pasar.
- Demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEi): Mempercepat proses transformasi BEi menjadi entitas publik untuk mendiversifikasi kepemilikan dan memperkuat tata kelola bursa.
- Keterlibatan Dana Sovereign: Melibatkan badan investasi kedaulatan baru, BPi Danantara, dalam upaya menjaga stabilitas pasar dan meningkatkan partisipasi investor institusi.
- Relaksasi Buyback: OJK memberikan relaksasi bagi emiten untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham tanpa persetujuan RUPS guna menahan kejatuhan harga lebih dalam.
- Detail Kebijakan Baru MSCi
Pemicu utama kepanikan pasar adalah pengumuman MSCi pada 27 Januari 2026 terkait pembekuan sementara (freeze) perubahan indeks untuk saham Indonesia. Poin-poin krusialnya meliputi:- Masalah Transparansi: MSCi menyoroti struktur kepemilikan saham yang tidak transparan dan adanya kekhawatiran perilaku perdagangan terkoordinasi yang merusak pembentukan harga wajar.
- Revisi Aturan Free Float: Mulai Februari 2026, OJK dan BEi akan mewajibkan batas minimum free float (saham publik) sebesar 15%, naik dari sebelumnya 7,5%.
- Metodologi Perhitungan Baru: MSCi berencana menggunakan data pembanding dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEi) untuk memastikan akurasi jumlah saham yang benar-benar dimiliki publik, bukan oleh pengendali terselubung.
- Tenggat Waktu Mei 2026: MSCi memberikan waktu hingga Mei 2026 bagi otoritas Indonesia untuk memperbaiki transparansi. Jika gagal, Indonesia berisiko mengalami penurunan bobot dalam indeks MSCi Emerging Markets atau bahkan reklasifikasi ke Frontier Market.
- Pergerakan Instrumen Terkait
Indeks yang dikelola MSCi untuk pasar Indonesia menunjukkan volatilitas tinggi selama periode ini:
Meskipun pimpinan OJK telah mundur, lembaga tersebut memastikan transisi kepemimpinan tetap berjalan sesuai UU P2SK untuk mengawal reformasi pasar modal ini hingga tuntas sebelum evaluasi MSCi berikutnya di bulan Mei.
Dunia keuangan Indonesia diguncang oleh pengunduran diri massal pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEi) pada Jumat malam, 30 Januari 2026. Langkah kolektif ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral atas anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (iHSG) yang sempat memicu penghentian perdagangan (trading halt) selama dua hari berturut-turut.
Berikut adalah rincian utama peristiwa tersebut:
Pimpinan OJK & Bursa yang Mengundurkan Diri
Setidaknya terdapat 4 pimpinan OJK dan 1 Direktur Utama BEi yang menyatakan mundur secara serentak:
- Mahendra Siregar: Ketua Dewan Komisioner OJK.
- Mirza Adityaswara: Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.
- Inarno Djajadi: Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.
- i.B. Aditya Jayaantara: Deputi Komisioner Pengawas Emiten dan Transaksi Efek.
- Iman Rachman: Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEi).
- Sentimen MSCi: Krisis dipicu oleh pengumuman MSCi terkait masalah transparansi kepemilikan saham dan proporsi free float yang rendah di pasar modal Indonesia.
- Kepanikan Pasar: iHSG anjlok tajam hingga 8%–10% pada 28-29 Januari 2026, menyebabkan otoritas terpaksa melakukan pembekuan perdagangan sementara.
- Upaya Terakhir: Sebelum mundur, jajaran pimpinan OJK sempat menyatakan akan "berkantor sementara" di gedung BEi untuk menangani gejolak tersebut secara langsung.
Pemerintah dan otoritas keuangan Indonesia telah menyusun strategi komprehensif untuk menstabilkan pasar menyusul pengunduran diri massal pimpinan OJK dan BEi pada 30 Januari 2026.
- Rencana Aksi Pemerintah & OJK
Pemerintah melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan OJK fokus pada pemulihan kepercayaan investor global dengan target penyelesaian sebelum Mei 2026:- Penaikan Ambang Batas Investasi: Pemerintah menaikkan limit investasi saham bagi perusahaan asuransi dan dana pensiun dari 8% menjadi 20% untuk memperkuat basis investor domestik.
- Reformasi Free Float: Mulai Februari 2026, syarat minimum saham publik (free float) akan dinaikkan dari 7,5% menjadi 15% secara menyeluruh untuk meningkatkan likuiditas dan transparansi kepemilikan.
- Transparansi Pemegang Saham: OJK akan mewajibkan pengungkapan identitas bagi pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5% guna mengatasi kekhawatiran MSCi terkait struktur kepemilikan yang tersembunyi.
- Demutualisasi Bursa: Percepatan proses demutualisasi BEi menjadi entitas korporasi publik untuk memperbaiki tata kelola dan mengurangi potensi konflik kepentingan.
- Mekanisme Penunjukan Pejabat Sementara
Untuk memastikan operasional pengawasan tidak terganggu, mekanisme transisi kepemimpinan telah diaktifkan sesuai protokol organisasi dan UU P2SK:- Pelaksana Tugas (Plt): Tugas pimpinan yang mundur akan segera dijalankan oleh anggota Dewan Komisioner OJK lainnya yang masih menjabat atau melalui penunjukan Pejabat Pengganti Sementara (Pgs) sesuai tata kelola yang berlaku.
- Transisi di Bursa (BEi): Untuk posisi Direktur Utama BEi, pelaksana tugas akan ditunjuk dari jajaran direksi BEi saat ini melalui mekanisme internal perusahaan (Anggaran Dasar) hingga terpilihnya pejabat definitif.
- Status Pengawasan: OJK menegaskan bahwa pengunduran diri ini tidak memengaruhi fungsi pengawasan terhadap stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional.
- Konsekuensi Kebijakan MSCi
Langkah-langkah di atas diambil secara cepat sebagai respons atas peringatan keras MSCi:- Pembekuan Rebalancing: MSCi membekukan perubahan bobot saham Indonesia untuk periode Februari 2026.
- Tenggat Waktu Mei 2026: Jika tidak ada perbaikan transparansi yang signifikan hingga Mei, Indonesia terancam diturunkan statusnya dari Emerging Market menjadi Frontier Market.
Berikut adalah analisis mengenai proyeksi pasar menjelang pembukaan hari Senin serta perkembangan bursa calon pengganti pimpinan OJK:
- Proyeksi Pasar Senin, 2 Februari 2026
Sentimen pasar pada pembukaan perdagangan hari Senin diprediksi akan sangat volatil karena pasar mencerna berita pengunduran diri pimpinan regulator secara masif:- Potensi "Gap Down": Analis memperkirakan iHSG mungkin dibuka melemah kembali ke area 8.150 - 8.200 sebagai reaksi spontan terhadap kekosongan kepemimpinan.
- Intervensi Investor Institusi: Dana pensiun dan asuransi BUMN (seperti BPJS Ketenagakerjaan dan Taspen) diperkirakan akan masuk ke pasar untuk menahan penurunan tajam, sesuai instruksi koordinasi stabilitas pasar.
- Fokus pada Saham Blue Chip: Investor akan sangat memperhatikan pergerakan saham perbankan besar (BBCA, BBRi, BMRi) sebagai indikator kepercayaan asing terhadap stabilitas makroekonomi Indonesia.
- Kandidat Pengganti Pimpinan OJK
Mengingat kekosongan jabatan krusial (Ketua, Wakil Ketua, dan Kepala Eksekutif Pasar Modal), nama-nama senior di sektor keuangan mulai muncul di kalangan pasar sebagai calon potensial: -------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Jabatan ¦¦ Kandidat Potensial ¦¦ Latar Belakang ¦¦ (Rumor Pasar) ¦¦ -------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Ketua DK OJK ¦¦ Suahasil Nazara ¦¦ Wakil Menteri Keuangan (Kandidat kuat untuk stabilitas kebijakan) Ketua DK OJK ¦¦ Purbaya Yudhi Sadewa ¦¦ Ketua Dewan Komisioner LPS (Berpengalaman dalam manajemen krisis) KE Pasar Modal ¦¦ Hoesen ¦¦ Mantan Kepala Eksekutif Pasar Modal OJK (Memahami teknis bursa) KE Pasar Modal ¦¦ Tito Sulistio ¦¦ Mantan Dirut BEi (Dikenal vokal dalam reformasi transparansi) -------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Catatan: Sesuai aturan, Presiden akan segera membentuk Panitia Seleksi (Pansel) untuk menjaring nama-nama resmi yang kemudian akan diajukan ke DPR untuk menjalani Fit and Proper Test. - Apa yang Perlu Anda Pantau?
Sebagai investor atau pengamat pasar, ada tiga hal utama yang harus diperhatikan dalam 24 jam ke depan:- Siaran Pers Resmi Istana: Pernyataan dari Presiden terkait kepastian nama Pelaksana Tugas (Plt) untuk menjaga kepercayaan investor asing.
- Rapat KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan): Hasil koordinasi antara Menteri Keuangan, Gubernur Bi, dan OJK untuk merumuskan paket kebijakan penyelamatan pasar.
- Laporan Aliran Dana Asing (Foreign Flow): Jika investor asing mulai melakukan akumulasi beli di tengah kepanikan, ini menandakan kepercayaan terhadap prospek jangka panjang mulai pulih.
Berikut adalah checklist strategis dan rangkuman poin penting untuk Anda perhatikan menjelang pembukaan pasar pada Senin, 2 Februari 2026, pukul 09.00 WiB:
- Pantauan Pra-Pembukaan (08.45 - 09.00 WiB)
- Indikasi Pre-Opening: Perhatikan harga teoritis saham-saham Big Caps (BBCA, BBRi, BMRi, TLKM). Jika banyak saham terkunci di posisi Auto Reject Bawah (ARB), volatilitas akan sangat tinggi di sesi pertama.
- Sentimen Regional: Pantau indeks bursa Asia lainnya (Nikkei, Hang Seng). Jika bursa regional menghijau, ini bisa menjadi sedikit "penahan" bagi iHSG agar tidak jatuh terlalu dalam.
- Indikator Kepercayaan Pasar (Monitoring Live)
- Foreign Flow (Net Buy/Sell): Fokus pada kolom Net Foreign. Jika investor asing masih melakukan aksi jual masif di atas Rp1 Triliun dalam satu sesi, pasar dianggap masih belum stabil.
- Kurs Rupiah: Perhatikan pergerakan Rupiah terhadap USD. Penurunan iHSG yang disertai pelemahan Rupiah yang tajam (di atas Rp16.000) menandakan adanya penarikan dana keluar (capital outflow) secara sistemik.
- Pengumuman Kebijakan (Cek Berita Terkini)
- Nama Pelaksana Tugas (Plt): Pastikan sudah ada nama Plt Ketua OJK yang ditunjuk Presiden. Pasar cenderung lebih tenang jika Plt berasal dari kalangan teknokrat yang sudah dikenal (seperti dari Kemenkeu atau Bank Indonesia).
- Instruksi Buyback: Pantau apakah ada emiten besar (terutama BUMN) yang mengumumkan rencana buyback saham tanpa RUPS. Ini adalah "sinyal beli" bahwa harga saham sudah dianggap terlalu murah oleh perusahaan tersebut.
- Strategi Rekomendasi untuk Anda
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Kondisi Pasar ¦¦ Tindakan yang Disarankan ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Panic Selling ¦¦ Wait and See. Jangan terburu-buru melakukan Average Down sebelum ada tanda pembalikan arah yang jelas. (Turun >3%) ¦¦ Technical Rebound ¦¦ Manfaatkan untuk mengurangi porsi pada saham-saham lapis kedua (zombie stocks) yang tidak transparan. Stagnan/Konsolidasi ¦¦ Fokus pada saham defensif (Consumer Goods atau Telco) yang lebih tahan banting terhadap isu pasar modal. ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kunci utama besok bukan hanya pada angka iHSG, melainkan pada volume transaksi. Volume yang tinggi disertai kenaikan harga menunjukkan kepercayaan investor mulai kembali. Sebaliknya, volume rendah namun harga anjlok menunjukkan pasar sedang kehilangan likuiditas.
Daftar saham yang paling terdampak oleh kebijakan free float 15% MSCi ini untuk diwaspadai besok?
Berdasarkan kriteria transparansi dan aturan free float minimum 15% yang ditetapkan oleh MSCi, berikut adalah daftar emiten yang perlu Anda waspadai karena berpotensi mengalami tekanan jual (selling pressure) atau penyesuaian bobot pada perdagangan Senin:
- Saham dengan Free Float Rendah (<15%)
Emiten-emiten ini berisiko didepak dari indeks MSCi atau dipaksa melakukan aksi korporasi segera guna memenuhi ketentuan baru:- BREN (PT Barito Renewables Energy Tbk): Menjadi sorotan utama MSCi terkait konsentrasi kepemilikan. Update aturan free float BREN.
- TPiA (PT Chandra Asri Pacific Tbk): Memiliki struktur kepemilikan yang sangat terkonsentrasi.
- DCii (PT DCi Indonesia Tbk): Saham publik yang beredar sangat terbatas, memicu risiko likuiditas.
- AMMN (PT Amman Mineral Internasional Tbk): Meskipun berkapitalisasi besar, proporsi kepemilikan publik yang "benar-benar independen" terus dipantau ketat.
- Saham Blue Chip dengan Bobot MSCi Tinggi
Meskipun secara fundamental kuat, saham-saham ini rentan terhadap rebalancing dana asing yang keluar dari pasar Indonesia secara umum:- BBCA (Bank Central Asia): Saham dengan bobot terbesar; sering menjadi instrumen utama "pintu keluar" bagi dana asing.
- BBRi (Bank Rakyat Indonesia): Sangat sensitif terhadap aliran dana institusi global.
- TLKM (Telkom Indonesia): Sering mengalami tekanan jika terjadi penurunan rating investasi negara (sovereign rating).
- Sektor yang Perlu Diwaspadai
- Grup Konglomerasi Besar: Emiten di bawah grup Barito, Bayan, dan beberapa grup lainnya yang memiliki pola kenaikan harga signifikan dengan volume perdagangan rendah.
- BUMN Perbankan: Pantau jika ada instruksi pemerintah untuk melakukan intervensi pasar, karena dapat membebani kinerja jangka pendek mereka.
- Cek Status Suspensi: Lihat di Berita Bursa Efek Indonesia apakah ada saham yang disuspensi sementara (trading halt) untuk meredam gejolak.
- Pantau 'Odd Lot' & Bid/Offer: Jika antrean jual (offer) jutaan lot muncul tanpa ada pembeli (bid), hindari melakukan entry.
- Laporan KSEi: Perhatikan data kepemilikan investor asing yang dirilis melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia untuk melihat apakah terjadi exodus besar-besaran.
Informasi umum penunjukan Plt Ketua OJK:
- Penunjukan Pejabat Sementara: Informasi mengenai penunjukan pejabat sementara biasanya diumumkan oleh lembaga terkait seperti Sekretariat Negara atau Kementerian Keuangan. Anda dapat memantau situs web resmi lembaga-lembaga tersebut untuk mendapatkan informasi terbaru.
- Kondisi Pasar Saham: Kondisi pasar saham dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk berita ekonomi, politik, dan sentimen investor. Memantau berita terkini dan analisis dari sumber terpercaya dapat membantu Anda memahami pergerakan pasar.
- MSCi Indonesia ETF (EiDO): EiDO adalah Exchange Traded Fund yang melacak kinerja saham-saham besar di Indonesia. Kinerja EiDO di pasar AS dapat memberikan indikasi awal mengenai sentimen investor terhadap pasar Indonesia.
- iHSG (Indeks Harga Saham Gabungan): iHSG adalah indeks yang mencerminkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia. Pergerakan iHSG dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor domestik maupun global.
Google Ai (Mode) can make mistakes, so double-check responses.
Download M4A Audio xHE-AAC
- File Name : 20260130_BREAKiNGNEWS - #4 Pimpinan OJK Mundur usai iHSG Anjlok xHE-AAC.KOMPASTV-HD.m4a
- File Info : 26.8 MiB, M4A-Audio, 1 h 11 min 45 s, Exhale 1.2.2-c33cf75b, USAC, xHE-AAC.eSBR+Preset #b, 51.5 kb/s, Variable, 2 channels, 48.0 KHz
- Source : SOGO Royal DVBT2 (32MB) Devices
MPEG-TS, AVC, High@L4, 3600 kb/s, 1920x1080 pixels, 25.000 FPS, 8 bits
MPEG, Version 1, Layer 2, Constant, 128 kb/s, 2 channels, 48.0 kHz, Delay -7 ms - Download Link : [https://1024terabox.com/s/14TyJu48qfIwj_yAaukXFuw]
Bagi Sahabat(2x) yang ingin & berbagi
dipersilahkan untuk melangkapi, dengan menuliskan komentar di bawah :)
Semoga Bermanfaat, Terima Kasih !!!
Jazakumullohu Khouiron Katsiron
Thanks for Stopping By !
#FreePalestine #StayHealty #BeHappy
Semoga Bermanfaat, Terima Kasih !!!
Jazakumullohu Khouiron Katsiron
Thanks for Stopping By !
#FreePalestine #StayHealty #BeHappy
4 Pimpinan OJK Mundur usai iHSG Anjlok
Breaking News KOMPASTV
Corruption
Culture
Democracy
Discussion
Education
Health
iHSG Anjlok
MahendraSiregar
News
OJK
Policy
Politics
Sports
Top Issue
- Get link
- X
- Other Apps

Comments
Post a Comment
Please Notices! Write NAME (nick name) to make it easier to respond to comments that you write. Comments are rude, racist, and humiliation may not be passed and it will be deleted without warning ...