Posts

Showing posts with the label Catatan DemoKraSi

Catatan DemoKraSi tvOne - Semasih Trump Bela Israel, Perang Terus Bergejolak!

Image
Catatan DemoKraSi tvOne - Semasih Trump Bela Israel, Perang Terus Bergejolak! BismillahirRahmanirRahim tvOneNews - Semasih Trump bela Israel tanpa syarat, jangan heran jika langit terus berkarat. Bom berbicara lebih lantang dr nurani & darah mengalir lebih deras dari diplomasi. Katanya demi sekutu, demi strategi, tapi yang hancur tetap rumah & mimpi. Katanya demi stabilitas kawasan, tapi yang stabil hanya ketakutan & kehilangan. Jika keberpihakan dibungkus nama keamanan, mengapa yang terasa justru kehancuran? Jika itu disebut menjaga perdamaian, mengapa yang terdengar hanya jerit & tangisan? Karena damai bukan soal siapa yang paling kuat, tapi siapa yang berani berlaku adil & bermartabat. Bukan soal bendera mana yg dikibarkan, tapi berapa nyawa lagi yang harus dikorbankan. Saksikan #CATATANDEMOKRASi #tvOne, dengan tema “SEMASiH TRUMP BELA iSRAEL, PERANG TERUS BERGEJOLAK!“ bersama Host Andromeda Mercury dan...

Catatan DemoKraSi tvOne - Jejak Perang Israel_ Ratusan Ribu Nyawa Tewas

Image
Catatan DemoKraSi tvOne - Jejak Perang Israel_ Ratusan Ribu Nyawa Tewas BismillahirRahmanirRahim tvOneNews - Akibat Serangan Israel ratusan ribu nyawa tewas, angka yang bukan sekadar statistik, tapi kisah manusia yang terputus, keluarga yang hancur, dan masa depan yang lenyap. Dalam diskusi Catatan Demokrasi kali ini, kita mengupas jejak panjang konflik yang telah berlangsung puluhan tahun. Dari akar sejarah, eskalasi kekerasan, hingga dampak kemanusiaan yang terus membesar, semuanya dibahas secara tajam dan tanpa bias. Apa yang sebenarnya terjadi di balik headline media? Siapa yang paling terdampak? Dan apakah dunia benar-benar memahami harga dari perang ini? Akankah damai benar datang menembus batas? Atau hanya jadi harapan panjang yg perlahan kandas? Saksikan #CATATANDEMOKRASi #tvOne, dengan tema “JEJAK PERANG iSRAEL, RATUSAN RiBU NYAWA TEWAS“ bersama Host Andromeda Mercury dan para Narasumber: Prof. Abdul Haris Fatgeh...