Posts

Showing posts with the label Ekonomi 2026

BusinessTalk KOMPASTV - Tarif Trump Dibatalkan MA, Ri Nego Ulang atau Batalkan?

Image
BusinessTalk KOMPASTV - BusinessTalk KOMPASTV - Tarif Trump Dibatalkan MA, Ri Nego Ulang atau Batalkan? BismillahirRahmanirRahim Drama tarif Presiden Donald Trump tampaknya belum akan berakhir. Hanya selang sehari setelah perjanjian dagang Indonesia–Amerika Serikat diteken, terjadi perubahan signifikan. Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan kebijakan tarif resiprokal tersebut karena Presiden Trump dinilai tidak memiliki kewenangan menggunakan Undang-Undang Ekonomi Darurat Internasional. Dengan perkembangan terbaru ini, muncul pertanyaan lanjutan. Apa langkah pemerintah selanjutnya? Apakah tetap melanjutkan kesepakatan, menjadikannya ruang negosiasi ulang, atau membatalkannya? Simak diskusi selengkapnya dalam #BusinessTalk "TARiF TRUMP DiBATALKAN MA, Ri nEGO ULANG ATAU BATALKAN?" Selasa, 24 Februari 2026 (7 Ramadhan 1447 Hijriyah) pukul 22.00 WiB hanya di KompasTV! Watch Streamed at @KOMPASTV Official. ...

BusinessTalk KOMPASTV - Baru Dilantik Purbaya, Pejabat Bea Cukai Terjerat OTT KPK

Image
BusinessTalk KOMPASTV - BusinessTalk KOMPASTV - Baru Dilantik Purbaya, Pejabat Bea Cukai Terjerat OTT KPK BismillahirRahmanirRahim Lebih dari 70 persen pendapatan negara ditopang oleh sektor pajak dan Bea Cukai. Lalu, apa jadinya jika praktik perpajakan dan kepabeanan masih diwarnai korupsi? Simak pembahasannya dalam #BusinessTalk Episode "BARU DiLANTiK PURBAYA, PEJABAT BEA CUKAi TERJERAT OTT KPK" Edisi Selasa, 10 Februari 2026 (23 Sya'ban 1447 Hijriyah) pukul 22.00 WiB hanya di KompasTV! Bersama Host Yan Rahman dan Narasumber: Ichsanuddin Noorsy (Aanalis Ekonomi Politik) Lakso Anindito (Ketua iM57+ Institute Institute) Redma Gita (Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat & Benang Filamen Indonesia) Yusuf Hakim Gumilang (Tenaga Ahli Utama KSP) Watch Streamed at @KOMPASTV Official. Courtesy: KOMPASTV © 2025 #BusinessTalk #KompasTV #Bu...

Perkembangan iHSG setelah Anjlok akhir Januari 2026

Image
Perkembangan iHSG terbaru setelah Anjlok akhir Januari 2026 BismillahirRahmanirRahim Google Ai (Mode) Overview - Setelah mengalami guncangan hebat pada akhir Januari 2026, kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (iHSG) pada awal Februari 2026 masih menunjukkan volatilitas yang tinggi dengan tren pelemahan lanjutan . Berikut adalah perkembangan terbaru iHSG hingga minggu pertama Februari 2026: Posisi Penutupan Terakhir: iHSG ditutup melemah sebesar 2,08% ke level 7.935,26 pada perdagangan Jumat, 6 Februari 2026. Dalam sepekan (2–6 Februari), indeks tercatat merosot hingga 4,73% dari posisi akhir pekan sebelumnya di level 8.329,6. Penyebab Utama Pelemahan: Sentimen Moody's: Lembaga pemeringkat Moody's baru saja menurunkan outlook peringkat kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif , meskipun tetap mempertahankan peringkat pada level Baa2. Efek MSCi & Transparansi: Tekanan jual ma...

BusinessTalk KOMPASTV - Bos BEi-OJK Mundur, Saatnya Reformasi Pasar Modal?

Image
BusinessTalk KOMPASTV - BusinessTalk KOMPASTV - Bos BEi-OJK Mundur, Saatnya Reformasi Pasar Modal? BismillahirRahmanirRahim KOMPAS.TV - Guncangan menghantam ekonomi nasional pada kuartal pertama 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (iHSG) yang sempat melesat tinggi, rontok usai Morgan Stanley Capital International (MSCi) memberikan peringatan keras terkait isu kepemilikan saham dan transparansi perdagangan di pasar modal Indonesia. Anjloknya iHSG diikuti dua kali penghentian sementara aktivitas pasar modal (trading halt) dan berujung pada pengunduran diri lima pejabat Bursa Efek Indonesia (BEi) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kelima pejabat tersebut mundur secara serempak dalam satu hari, sejak Jumat pagi hingga petang. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pengunduran diri Direktur Utama BEi, Iman Rachman, sebagai bentuk tanggung jawab karena dinilai mengabaikan peringatan MSCi sebelumnya. Sejalan dengan MSCi, Purbaya juga menyoroti ma...

BusinessTalk KOMPASTV - Lagi, Pegawai Pajak Main-Main Pengurangan Pajak

Image
BusinessTalk KOMPASTV - BusinessTalk KOMPASTV - Lagi, Pegawai Pajak Main-Main Pengurangan Pajak BismillahirRahmanirRahim sumber : https://youtu.be/3oeQWSOvy80 KOMPAS.TV - Lagi dan lagi, pegawai pajak terlibat praktik pengurangan pajak. Pada 10 Januari lalu, delapan orang terjaring operasi tangkap tangan KPK di berbagai lokasi. Lima di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Barang bukti yang diamankan antara lain uang tunai sebesar Rp793 juta, 165 ribu dolar Singapura, serta 1,3 kilogram logam mulia. Merespons kembali terjeratnya pegawai pajak dalam operasi tangkap tangan KPK, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengancam akan memberikan sanksi berupa mutasi dan kocok ulang. Jika kasus korupsi pajak terus mengancam, apa komitmen pemerintah untuk mengamankan penerimaan negara? Bagaimana upaya bersih-bersih di sektor perpajakan? Simak pembahasan selengkapnya dalam #BusinessTalkKompasTV Edisi Selasa, 20 Jan...

BusinessTalk KOMPASTV - Mungukur Cuan vs Pertumbuhan Di 2026

Image
BusinessTalk KOMPASTV - BusinessTalk KOMPASTV - Mungukur Cuan vs Pertumbuhan Di 2026 BismillahirRahmanirRahim sumber : https://youtu.be/9inujpb9p84 KOMPAS.TV - Tahun 2025 bukanlah tahun yang mudah. Berbagai tekanan ekonomi mengimpit masyarakat. Meski perekonomian tumbuh di kisaran 5 persen, terdapat indikasi penurunan daya beli, serta kelompok menengah yang turun kelas ke kategori rentan miskin. Tahun 2026 membawa harapan akan perbaikan ekonomi. Namun, bayang-bayang gelombang pemutusan hubungan kerja, meningkatnya pengangguran, serta persoalan ketersediaan lapangan kerja masih membayangi. Dengan langkah memasuki 2026, seberapa realistis target pertumbuhan ekonomi 6 persen ke depan? Sektor mana yang berpeluang meraup keuntungan, dan sektor mana yang perlu dibenahi agar perekonomian dapat tumbuh lebih tinggi? Simak pembahasannya dalam #BusinessTalkKompasTV Edisi Selasa, 6 Januari 2026 (18 Rajab 1447 Hij...

BusinessTalk KOMPASTV - Ekonomi 2026 bakal Ngegas? Semoga!

Image
BusinessTalk KOMPASTV - BusinessTalk KOMPASTV - Ekonomi 2026 bakal Ngegas? Semoga! BismillahirRahmanirRahim sumber : https://youtu.be/m4yyt0myJHU KOMPAS.TV - Tahun 2025 bukanlah tahun yang mudah. Meski pertumbuhan ekonomi konsisten di atas 5 persen, dampaknya tidak merata, baik terhadap pendapatan masyarakat maupun penciptaan lapangan kerja di sektor formal. Ketidakpastian ekonomi global pun menambah tekanan. Di tengah situasi ini, bencana di Sumatera pada akhir tahun tak hanya menimbulkan duka tetapi juga menambah tekanan ekonomi, terutama di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Tahun 2025 segera kita tinggalkan, dan 2026 dengan segala tantangannya sudah di depan mata. Bagaimana outlook ekonomi 2026 di tengah optimisme dan realitas pasar? Bagaimana strateginya? Kita kupas dalam #BusinessTalk Spesial Tahun Baru Edisi Selasa, 30 Desember 2025 (11 Rajab 1447 Hijriyah) pukul 22.00 WiB di KompasTV! ...