- Pada episode ini, tim Cerita Militer On Sail akan menampilkan berbagai kegiatan taruna di dalam kapal selama pelayaran menuju Bitung, Sulawesi Utara. Beragam aktivitas, mulai dari kelas teori hingga praktik, dilaksanakan untuk memberikan pengalaman dan pengetahuan kepada seluruh taruna.
Tim Cerita Militer juga berkesempatan masuk ke dalam kapal untuk melihat secara langsung aktivitas awak kapal dalam keseharian mereka.
Satu hal yang menarik, episode ini akan menampilkan sebuah tradisi yang dilakukan oleh seluruh prajurit TNI Angkatan Laut, yakni mandi khatulistiwa. Apa itu mandi khatulistiwa?
Edisi Sabtu, EKSPEDiSi LAUT: KEHORMATAN DAN TRADiSi PRAJURiT 1447 Hijriyah). Pukul 15:00 WiB di #KompasTV.
Official.
Episode
Cerita Militer berjudul
"Ekspedisi Laut: Kehormatan dan Tradisi Prajurit" dijadwalkan tayang pada
Sabtu, 31 Januari 2026 pukul
15.00 WiB di Kompas TV.
Ringkasan Episode
- Topik Utama: Menjelajahi nilai-nilai kehormatan, disiplin, dan tradisi yang dipegang teguh oleh prajurit dalam tugas ekspedisi laut.
- Konteks Tradisi: Mengangkat kehidupan prajurit di atas kapal perang, termasuk prosedur operasional dan ritual tradisi maritim yang menjadi identitas TNi Angkatan Laut.
- Waktu Tayang: Sabtu sore pukul 15.00 WiB, menjadi bagian dari program reguler setiap akhir pekan.
Program ini menyoroti bagaimana profesionalisme militer tetap selaras dengan pelestarian budaya dan tradisi bahari selama menjalankan misi di perairan nasional maupun internasional.
Berdasarkan tema
"Ekspedisi Laut: Kehormatan dan Tradisi Prajurit", episode ini biasanya menampilkan unit-unit elit dan kapal perang utama yang menjadi simbol kejayaan
TNi Angkatan Laut.
Berikut adalah unit dan jenis kapal yang sering muncul dalam konteks ekspedisi laut di
Cerita Militer:
Unit Militer Utama
- Korps Marinir (MAR): Pasukan pendarat amfibi yang sering dilibatkan dalam skenario perebutan wilayah pesisir dan pengamanan pulau terluar.
- Korps Pelaut (P): Kecabangan utama pengawak KRi yang menjaga disiplin dan tradisi navigasi serta tempur di atas kapal.
- Komando Armada (Koarmada I, II, III): Komando utama yang menjadi ujung tombak operasi laut di seluruh wilayah kedaulatan Indonesia.
- Penerbang TNi AL (Puspenerbal): Pendukung ekspedisi melalui pengintaian udara dan evakuasi menggunakan pesawat CN-235 atau helikopter.
Jenis Kapal Perang (KRi)
- Fregat & Korvet: Kapal kombatan utama seperti KRi Brawijaya-320 (fregat tercanggih) yang digunakan untuk menjaga kedaulatan di laut lepas.
- Landing Platform Dock (LPD): Kapal angkut pasukan dan kendaraan tempur besar seperti KRi Makassar-590 atau KRi Semarang-594.
- Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS): Sering tampil dalam misi ekspedisi kemanusiaan atau bakti sosial di daerah terpencil, contohnya KRi dr. Wahidin Sudirohusodo-991.
- Kapal Latih (KRi Bima Suci): Pusat dari tradisi bahari, di mana ritual seperti "nyopen" (membersihkan kapal) dan disiplin taruna diperlihatkan.
Dalam ekspedisi laut, tradisi bukan sekadar kebiasaan, melainkan cara menjaga moral dan mempererat ikatan antarprajurit di tengah isolasi samudera. Berikut adalah tradisi khusus yang biasanya disorot dalam episode
Cerita Militer bertema laut:
- Mandi Khatulistiwa (Line-Crossing Ceremony)
Ini adalah tradisi paling ikonik saat kapal perang melintasi garis ekuator (0" lintang).
- Prosesi: Prajurit yang baru pertama kali melintas (disebut "Jelata") harus menghadap Dewa Neptunus (peran yang dimainkan prajurit senior).
- Tujuan: Sebagai inisiasi untuk membersihkan diri dan diterima sebagai "prajurit samudera" yang tangguh.
- Simbolisme: Biasanya melibatkan pemandian dengan air laut dan pemberian nama baptis samudera.
- Tradisi Peran-Peran (Panggilan Tugas)
Kehidupan di kapal perang diatur oleh bunyi bel dan peluit yang menandakan "Peran".
- Peran Tempur: Seluruh kru menuju pos tempur masing-masing.
- Peran Persiapan Kapal Berlayar/Bertambat: Tradisi kedisiplinan tinggi di mana setiap prajurit memiliki posisi spesifik di geladak kapal.
- Tradisi "Paman Topi": Sebutan untuk pengawas atau petugas jaga yang memastikan aturan kapal tetap tegak selama ekspedisi.
- Korps Musik (Kormus) & Genderang Suling
Khusus pada kapal latih seperti KRi Bima Suci, tradisi musik adalah jantung dari kehormatan.
- Parade Roll: Menampilkan kemahiran taruna dalam memainkan instrumen musik di atas kapal yang bergoyang.
- Misi Diplomasi: Saat bersandar di luar negeri, unit musik ini menjadi duta bangsa yang mempertunjukkan budaya Indonesia (tradisi Scream dan formasi baris-berbaris).
- Tradisi Makan Bersama & Kehidupan Mess
- Makan Pagi/Siang/Malam Bersama: Di ruang makan (Wardroom untuk perwira atau Mess untuk bintara/tamtama), terdapat tata krama ketat. Makan tidak boleh dimulai sebelum atasan memberikan aba-aba.
- Malam Akrab: Biasanya diadakan di geladak helikopter saat cuaca tenang untuk menjaga kesehatan mental prajurit selama berbulan-bulan di laut.
Perbandingan Tradisi Berdasarkan Jenjang
-----------------------------------------------------------------------------------
Tradisi ¦¦ Pelaksana ¦¦ Makna
-----------------------------------------------------------------------------------
Mandi Khatulistiwa ¦¦ Seluruh kru baru ¦¦ Inisiasi menjadi pelaut sejati
Parade Geladak ¦¦ Seluruh Prajurit ¦¦ Penghormatan saat masuk/keluar pelabuhan
Makan Meja Panjang ¦¦ Perwira ¦¦ Formalitas dan koordinasi kepemimpinan
Yel-Yel Komando ¦¦ Marinir/Kopaska ¦¦ Membakar semangat sebelum pendaratan
-----------------------------------------------------------------------------------
Ringkasan
profil salah satu kapal yang sering menjalankan tradisi ini, seperti
KRi Bima Suci atau
KRi Brawijaya.
Sebagai simbol utama tradisi bahari,
KRi Bima Suci-945 adalah "Duta Bangsa" yang menggantikan legendaris KRi Dewaruci. Kapal ini sering menjadi bintang utama dalam episode bertema tradisi di Cerita Militer Kompas TV.
Profil KRi Bima Suci (945)
- Peran Utama: Kapal Latih Layar (Tall Ship) untuk Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL).
- Kelas Kapal: Barquentine (memiliki 3 tiang utama: Bima, Yudhistira, dan Arjuna).
- Dimensi: Panjang 111,2 meter dan lebar 13,65 meter (jauh lebih besar dari pendahulunya, KRi Dewaruci).
- Kecepatan: Hingga 12 knot dengan mesin, dan 15 knot menggunakan layar penuh.
Keunikan & Tradisi Khusus
- Parade Roll (Manned the Yards): Tradisi paling spektakuler di mana para prajurit dan taruna berdiri berjejer di atas lengan-lengan tiang layar yang tinggi saat kapal memasuki atau meninggalkan pelabuhan internasional.
- Genderang Suling Canka Lokananta: Korps musik kebanggaan Taruna AAL yang sering melakukan pertunjukan di geladak kapal sebagai bagian dari diplomasi militer.
- Teknologi Modern vs Tradisi: Meskipun dilengkapi navigasi canggih, kapal ini tetap melatih prajurit teknik Astronavigasi (berlayar menggunakan bantuan posisi bintang), sebuah tradisi kuno yang wajib dikuasai pelaut sejati.
Spesifikasi Teknis Singkat
-------------------------------------------------------------------------
Fitur ¦¦ Keterangan
-------------------------------------------------------------------------
Pabrikan ¦¦ Freire Shipyard, Spanyol
Kapasitas ¦¦ 200 personil (termasuk Taruna)
Jumlah Layar ¦¦ 26 layar dengan luas total 3.352 m2)
Misi Utama ¦¦ Kartika Jala Krida (Pelayaran muhibah keliling dunia)
-------------------------------------------------------------------------
KRi Bima Suci bukan sekadar alat utama sistem persenjataan (Alutsista), melainkan
sekolah karakter tempat kehormatan dan tradisi prajurit laut ditempa melalui kerasnya samudera.
Google Ai (Mode) can make mistakes, so
double-check responses.
Comments
Post a Comment
Please Notices! Write NAME (nick name) to make it easier to respond to comments that you write. Comments are rude, racist, and humiliation may not be passed and it will be deleted without warning ...