[LiVE KAJiAN TEMATiK] Melanjutkan Langkah Kebaikan
BismillahirRahmanirRahim
Kajian TEMATiK (Rutin) Majelis Percikan Iman (MPi) Masjid Al-Irsyad Satya
Berikut adalah detail mengenai acara tersebut:
Courtesy: Dr. Aam Amiruddin, M.Si. & Tim Manajemen Percikan Iman (Aam Amiruddin Official)
#MajelisPercikanIman #UstadzAamamirudin #PercikanIman #MPi #KhazanahDakwah #MasjidAlIrsyadSatya #KotaBaruParahyangan #JawaBarat #JawaBarat
Berdasarkan jadwal rutin dari Majelis Percikan Iman (MPi) untuk bulan April 2026, lokasi kajian rutin Ustadz Dr. KH. Aam Amirudin, M.Si. pada hari Minggu (Ahad) biasanya tersebar di beberapa titik utama dengan waktu yang bersamaan secara hybrid:
Berikut adalah ulasan singkat dari Kajian Tematik dengan tema "Melanjutkan Langkah Kebaikan" yang disampaikan oleh Ustadz Dr. KH. Aam Amirudin, M.Si. pada hari Kamis, 2 April 2026 melalui saluran Aam Amirudin Official:
Intisari Kajian: Melanjutkan Langkah Kebaikan
Fokus utama kajian ini adalah bagaimana seorang Muslim tetap istiqamah dalam menjaga kualitas ibadah dan amal saleh setelah melewati momen-momen spiritual besar (seperti bulan Ramadan atau perayaan hari besar Islam).
Berikut adalah 4 pilar utama dalam syariat mengenai hal ini:
Google Ai (Mode) can make mistakes, so double-check responses.
Kajian TEMATiK (Rutin) Majelis Percikan Iman (MPi) Masjid Al-Irsyad Satya
Berikut adalah detail mengenai acara tersebut:
- Tema: "Melanjutkan Langkah Kebaikan".
- Pengisi Materi: Dr. Aam Amiruddin, M.Si. (Kajian Utama) dan Kang Siswadi (Kajian Pembuka).
- Waktu: Kamis, 2 April 2026 (13 Syawal 1447 Hijriyah), Pukul 08.00 s.d Selesai WiB.
- Tempat: Masjid Al-Irsyad Satya, Kota Baru Parahyangan - Jawa Barat.
Watch Streamed at @AamAmiruddinOfficial
Courtesy: Dr. Aam Amiruddin, M.Si. & Tim Manajemen Percikan Iman (Aam Amiruddin Official)
#MajelisPercikanIman #UstadzAamamirudin #PercikanIman #MPi #KhazanahDakwah #MasjidAlIrsyadSatya #KotaBaruParahyangan #JawaBarat #JawaBarat
Download M4A Audio xHE-AAC
- File Info: 4 File(s), 36.0 MB (37,827,030 bytes), 1 hour(s) 56 min 9 sec
- Audio Codec: M4A-Audio, Exhale 1.2.1, USAC, xHE-AAC+eSBR-Preset #b, Variable, 2 channels, 44.1 KHz
- Download Link: [https://1024terabox.com/s/1Rq_zbpUzfCTTnDdtRY1s8A]
Google Ai (Mode) Overview
Berdasarkan jadwal rutin dari Majelis Percikan Iman (MPi) untuk bulan April 2026, lokasi kajian rutin Ustadz Dr. KH. Aam Amirudin, M.Si. pada hari Minggu (Ahad) biasanya tersebar di beberapa titik utama dengan waktu yang bersamaan secara hybrid:
- Masjid Peradaban Percikan iman (MPi) Arjasari
- Waktu: Setiap hari Ahad, pukul 07.00 WiB s.d. Selesai.
- Keterangan: Lokasi ini merupakan pusat kegiatan dakwah utama MPi. Kajian di sini sering kali menjadi sangat ramai pada hari Minggu pagi.
- Alamat: Kec. Arjasari, Kabupaten Bandung..
- Masjid Agung Trans Studio Bandung (TSB)
- Waktu: Setiap hari Ahad, pukul 07.00 WiB s.d. Selesai.
- Keterangan: Kajian di lokasi ini sering dilakukan secara paralel atau disiarkan langsung melalui kanal digital resmi MPi. Lokasi ini sangat strategis bagi jamaah yang berada di pusat kota Bandung.
- Alamat: Jl. Gatot Subroto No. 289, Kota Bandung..
- Masjid Al-Irsyad Satya Kota Baru Parahyangan
- Waktu: Biasanya dilaksanakan pada Kamis Pagi atau jadwal tematik tertentu.
- Keterangan: Meskipun Ustadz Aam sering mengisi di sini, jadwal rutin hari Ahad pukul 07.00 WiB lebih berpusat di MPi Arjasari dan Masjid Agung TSB. Namun, masjid ini sering menjadi lokasi Kajian Tematik khusus dengan suasana yang asri.
- Alamat: Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.
Berikut adalah ulasan singkat dari Kajian Tematik dengan tema "Melanjutkan Langkah Kebaikan" yang disampaikan oleh Ustadz Dr. KH. Aam Amirudin, M.Si. pada hari Kamis, 2 April 2026 melalui saluran Aam Amirudin Official:
Intisari Kajian: Melanjutkan Langkah Kebaikan
Fokus utama kajian ini adalah bagaimana seorang Muslim tetap istiqamah dalam menjaga kualitas ibadah dan amal saleh setelah melewati momen-momen spiritual besar (seperti bulan Ramadan atau perayaan hari besar Islam).
- Pentingnya Istiqamah: Menekankan bahwa nilai kebaikan tidak hanya terletak pada besarnya amal saat momen tertentu, tetapi pada keberlanjutan (continuity) amal tersebut di hari-hari biasa.
- Menjaga Momentum Spiritual: Mengajak jamaah untuk tidak membiarkan grafik iman menurun. "Melanjutkan langkah" berarti membawa kebiasaan baik—seperti salat tepat waktu, tadabur Al-Qur'an, dan bersedekah—ke dalam rutinitas harian yang permanen.
- Indikator Keberhasilan Ibadah: Salah satu tanda ibadah seseorang diterima adalah adanya perubahan perilaku ke arah yang lebih baik dan keinginan kuat untuk terus melakukan kebaikan setelah ibadah tersebut selesai dilakukan.
- Evaluasi Diri: Melakukan muhasabah terhadap apa yang sudah dicapai dan apa yang perlu diperbaiki dalam langkah kebaikan selanjutnya.
- Kualitas di Atas Kuantitas: Lebih baik melakukan amal kecil secara rutin (dawam) daripada amal besar yang hanya dilakukan sekali kemudian berhenti.
- Lingkungan yang Mendukung: Mencari komunitas atau majelis ilmu yang dapat saling mengingatkan untuk tetap berada di jalur kebaikan.
Berikut adalah 4 pilar utama dalam syariat mengenai hal ini:
- Prinsip Dawam (Kontinuitas)
Islam lebih menghargai amal yang sedikit namun konsisten dibandingkan amal besar yang hanya dilakukan sekali.- Dalil: Rasulullah SAW bersabda, "Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang terus-menerus (rutin) meskipun sedikit." (HR. Muslim).
- Penerapannya: Jika selama momen tertentu (seperti Ramadan) Anda rutin tadarus 1 juz, "melanjutkan langkah" bisa berarti tetap membaca meskipun hanya 1-2 halaman setiap hari..
- Indikator Amal yang Diterima (Maqbul)
Para ulama menyebutkan bahwa salah satu tanda diterimanya suatu amal kebaikan adalah lahirnya kebaikan berikutnya.- Jika setelah melakukan ibadah besar seseorang menjadi lebih lembut tutur katanya atau lebih rajin salatnya, itu adalah sinyal syariat bahwa langkah sebelumnya membuahkan hasil..
- Transformasi Kebiasaan menjadi Karakter
Syariat bertujuan membentuk akhlaqul karimah (moral yang mulia). Melanjutkan langkah kebaikan berarti menggeser amal yang tadinya terasa berat (dipaksakan) menjadi sebuah kebutuhan atau karakter dasar.- Tahapannya: Mujahadah (bersungguh-sungguh) --> Istiqamah (konsisten) --> Halawatul Iman (merasakan manisnya iman).
- Menjaga Niat (Tajdidun Niyyah)
Dalam syariat, keberlanjutan langkah sangat bergantung pada niat. Langkah kebaikan sering terhenti karena niatnya hanya untuk mengejar momen tertentu atau pujian manusia. Melanjutkan langkah menuntut kita untuk selalu memperbarui niat hanya karena Allah (Ikhlas).
- Metode Al-Qalilu al-Mustamir (Sedikit tapi Kontinu)
Para ulama menyarankan untuk tidak langsung mengambil beban ibadah yang sangat berat. Mulailah dari yang paling ringan yang sanggup Anda lakukan setiap hari tanpa absen.- Praktis: Jika ingin rutin salat Tahajud, mulailah dengan 2 rakaat saja setiap malam, atau bahkan hanya salat Witir 1 rakaat sebelum tidur, asalkan tidak pernah terputus.
- Metode Mu'ahadah (Mengingat Perjanjian)
Ini adalah metode di mana seseorang membuat janji dengan dirinya sendiri di hadapan Allah untuk menjaga amal tertentu.- Praktis: Tentukan satu "ibadah andalan" (misal: sedekah subuh atau membaca 1 halaman Al-Qur'an). Anggap ini sebagai kontrak mati yang tidak boleh dilanggar kecuali dalam keadaan darurat.
- Metode Mujahadah & Mu'aqabah (Latihan & Sanksi Diri)
Jika Anda lalai melakukan rutinitas tersebut, berikan "sanksi" yang bersifat mendidik bagi jiwa.- Praktis: Jika hari ini Anda melewatkan dzikir pagi, hukum diri sendiri dengan menambah jumlah sedekah atau menambah salat sunnah Rawatib di siang hari. Ini bertujuan agar nafsu merasa "rugi" jika meninggalkan ibadah..
- Suhbah (Lingkungan yang Mendukung)
Ulama menekankan bahwa iman seseorang sangat dipengaruhi oleh temannya. Konsistensi sering kali goyah karena lingkungan yang cuek terhadap ibadah.- Praktis: Bergabunglah dengan komunitas atau grup WhatsApp yang memiliki visi yang sama, misalnya grup "One Day One Juz" atau rutin menghadiri kajian mingguan agar semangat tetap terisi..
- Tajdidun Niyyah (Memperbarui Niat)
Ibadah sering terhenti karena kita merasa bosan atau kehilangan tujuan.- Praktis: Setiap pagi, ingatkan diri sendiri mengapa Anda melakukan ibadah ini (ingin rida Allah, ketenangan hati, atau keberkahan hidup). Niat yang segar akan memberikan energi baru untuk bergerak..
- Berdoa Meminta Ketetapan Hati
Secara syariat, hidayah dan kekuatan untuk beribadah adalah hak prerogatif Allah.- Praktis: Rutinkan membaca doa: "Ya Muqallibal quluub, thabbit qalbii 'alaa diinik" (Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu).
Google Ai (Mode) can make mistakes, so double-check responses.
Related Articles: [Show]
Bagi Sahabat(2x) yang ingin & berbagi ilmu
dipersilahkan untuk melangkapi, dengan menuliskan komentar di bawah :)
Semoga Bermanfaat, Terima Kasih !!!
Jazakumullohu Khouiron Katsiron
Thanks for Stopping By !
#FreePalestine #StayHealty #BeHappy
Semoga Bermanfaat, Terima Kasih !!!
Jazakumullohu Khouiron Katsiron
Thanks for Stopping By !
#FreePalestine #StayHealty #BeHappy
Comments
Post a Comment
Please Notices! Write NAME (nick name) to make it easier to respond to comments that you write. Comments are rude, racist, and humiliation may not be passed and it will be deleted without warning ...